Kemenristekdikti Mobilisasi PT, LPNK dan LLDIKTI Bantu Korban Bencana di Palu dan Donggola

2018-10-08 09:26:48

SIARAN PERS
No : 187/SP/HM/BKKP/X/2018

 

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyampaikan dukacita yang mendalam atas terjadinya musibah gempa bumi disertai Tsunami di wilayah Palu dan Donggala. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per tanggal 2 Oktober 2018 menyebutkan bahwa bencana ini menyebabkan 1.234 orang meninggal dunia, 799 orang luka berat dan 99 orang hilang.

Kemenristekdikti bergerak cepat untuk mengkoordinasikan dan memobilisasi bantuan kemanusian, baik dari pegawai pusat Kemenristekdikti maupun dari Perguruan Tinggi, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) di bawah koordinasi Kemenristekdikti untuk disalurkan kepada para korban di Palu dan Donggala. Perguruan Tinggi dan LPNK memiliki sumber daya yang sangat dibutuhkan bagi penanganan korban bencana alam. Bantuan yang berhasil dihimpun mulai dari bantuan materil hingga tenaga ahli medis, psikolog, ahli sanitasi dan tenaga ahli lainnya yang dibutuhkan bagi pemulihan pasca bencana.

Berdasarkan data yang dimiliki Kemenristekdikti, saat ini terdapat 37 Perguruan Tinggi di wilayah Sulawesi Tengah baik negeri maupun swasta dengan 61.827 mahasiswa. Kemenristekdikti saat ini tengah mengumpulkan data mengenai dosen, mahasiswa ataupun tenaga kependidikan di perguruan tinggi yang menjadi korban bencana alam ini.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menyatakan keprihatinan yang mendalam atas musibah gempa dan Tsunami yang dialami saudara sebangsa setanah air di Palu dan Donggala. Menristekdikti menghimbau masyarakat dan civitas akademika untuk tetap waspada akan gempa susulan dan saling bahu membahu dalam menghadapi musibah ini. Menteri Nasir memastikan Pemerintah akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa korban bencana.

Kemenristekdikti akan memberikan bantuan beasiswa baik bagi mahasiswa yang tengah kuliah di Palu dan Donggala maupun mahasiswa asal Palu dan Donggala yang tengah menempuh studi di perguruan tinggi di luar Sulawesi Tengah. Berdasarkan data Kemenristekdikti saat ini terdapat 3.530 mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang tengah menempuh studi di 35 perguruan tinggi di Indonesia (daftar terlampir).

” Jangan sampai mahasiswa terkatung-katung akibat bencana sehingga kuliah berhenti, jangan sampai terjadi. Nanti apa pembebasan biaya di kampus ataupun beasiswa, akan kita lakukan pembahasan bersama rektor,” ujar Menristekdikti.

Selain itu, berdasarkan data yang diperoleh dari tim penanganan bencana di Universitas Tadulako, sejauh ini tidak ada korban jiwa dari mahasiswa asing yang tengah menempuh studi di perguruan tinggi di Palu dan Donggala. Mahasiswa asing yang tengah kuliah di Palu dan Donggala antara lain berasal dari Vietnam, Timor Leste, dan Thailand.

Menteri Nasir juga dijadwalkan akan bertolak ke Palu mendampingi Presiden Jokowi hari ini (Rabu, 3/10) untuk mengunjungi korban bencana gempa dan Tsunami dan memberikan bantuan yang telah dikumpulkan pegawai Kemenristekdikti dan berbagai Perguruan Tinggi Negeri. Adapun sebagian daftar Bantuan Kemanusian Peduli Palu dan Donggala yang berhasil dihimpun Kemenristekdikti dari Perguruan Tinggi Negeri dan LPNK adalah sebagai berikut:

1. Kemenristekdikti
Jenis Bantuan:
a. Beasiswa
b. Barang: 500 tabung gas, 100 kompor DME, produk startup
c. Uang Tunai

2. Universitas Hasanuddin
Jenis Bantuan:
a. Barang: 1 ton bakso siap makan produksi Maiwa Breeding Center (MBC), obat-obatan, 2.4 tonnugget ayam siap santap
b. Tim kemanusiaan/relawan: Tim kesehatan
c. Program sit-in mahasiswa asal Sulawesi tengah di Unhas

3. Universitas Indonesia
Jenis Bantuan:
a. Barang: Talis (tabung listrik) solar cell, portable solar powered submersible pump, penerapan teknologi LoRa untuk komunikasi darurat, portable solar cell
b. Tim kemanusiaan/relawan: 13 tenaga medis (batch 1), tim logistic (batch 2), tim trauma healing dan sanitasi (batch3)

4. Universitas Gorontalo
a. Barang : Bahan makanan (berupa beras, mie instan, roti, biskuit, susu, makanan bayi, obat obatan, tenda, pakaian layak pakai untuk anak-anak dan dewasa serta kebutuhan bayi dan wanita lainnya).
b. Tim kemanusiaan/relawan: 47 orang tim kemanusian dan relawan (terdiri dari 15 resimen mahasiswa, 20 mahasiswa pecinta alam, 12 tendik/dosen yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Kepala Biro Umum UNG). Untuk gelombang ke dua UNG akan mengirimkan tenaga kesehatan untuk membantu masyarakat memberikan pertolongan dalam memulihkan psikologi pasca bencana yang direncanakan pada hari Kamis

5. Universitas Airlangga
a. Tim kemanusiaan/relawan: Tim medis dan RS Terapung Ksatria Airlangga

6. Institut Teknologi Bandung
a. Barang: Bahan makanan

7. Universitas Sam Ratulangi
Jenis bantuan
a. Barang: Obat-obatan
b. Dana Tunai : Rp. 20,8 juta (akan disalurkan melalui Kemenristekdikti)
c. Tim kemanusiaan/ relawan: 4 tenaga medis

8. Universitas Mataram
Jenis bantuan
a. Barang: Obat-obatan
b. Dana Tunai : Masih dalam tahap pengumpulan
c. Tim kemanusiaan/ relawan: 2 orang dokter yang sudah berada di Palu dan Donggala, tim medis yang lebih besar (terdiri dari dokter bedah dan dokter tulang serta perawat) yang akan dikirim dalam satu atau dua hari.

9. Universitas Negeri Makassar
a. Program Credit Transfer bagi mahasiswa Universitas Tadulako

10. Universitas Brawijaya
a. Barang : Obat-obatan, peralatan psikososial support
b. Dana : Masih dalam tahap pengumpulan
c. Tim kemanusiaan : Tim kesehatan (dokter, perawat gawat darurat, perawat jiwa, gizi medik, psikolog, keseharan reproduksi dan anak, public health)

11. UNY
a. Dana Tunai : Masih dalam proses pengumpulan (sementara terkumpul 40 Juta-an)
b. Tim Relawan : Masih dalam pembahasan Pimpinan dan dipersiapkan UNY
c. Lain-lain : Pengalokasian bantuan bagi mahasiswa UNY asal Sulteng.

12. Universitas Negeri Malang (UM)
a. Barang : Makanan siap saji dan barang-barang logistik
a. Dana Tunai : (Dalam pengumpulan)
b. Tim Relawan :

13. Institut Pertanian Bogor
a. Memobilisasi mahasiswa asal palu kembali ke palu untuk mengetahui kondisi keluarga mereka

14. Politeknik Negeri Jember
a. Barang : Makanan siap saji berupa 2000 bungkus roti kering, 2000 kaleng telur bumbu (bantuan akan disalurkan melalui Kemenristekdikti)
b. Dana : Masih dalam proses pengumpulan

15. LAPAN
a. Penggunaan satelit pleiades dan satelit LAPAN A2/ORARI

16. BPPT
a. Memberangkatkan kapal Barunajaya dengan isi tenda, selimut, makanan, pakaian, 500 tabung gas, 100 kompor DME

17. BSN
a. Barang : Tenda regu 39, terpal 35, tenda dome 5

 

Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik

Kemenristekdikti


Read more at https://ristekdikti.go.id/kabar/kemenristekdikti-mobilisasi-perguruan-tinggi-lpnk-dan-lldikti-bantu-korban-bencana-di-palu-dan-donggala/#QG3z9BFTROr0IPpc.99

© 2018 TRIK ALFAT. All rights reserved.